Dwiasharialdy.

Adalah seorang mahasiswa tingkat akhir pada Program Study Ilmu Komputer UPI Bandung, freelance web developer dan kalo-lagi-bener-bener-bener-mood bloger.

Anda dapat melihat biodata serta CV saya di LinkedIn. Mengikuti aktifitas saya di Facebook atau Twitter. Melihat bookmark saya melalui Diigo. Atau mengunjungi repositori kode program saya di Github.

Namun cara terbaik untuk menghubungi saya adalah melalui email.


Terkecuali yang telah ditandai, seluruh isi situs ini berlisensi
(CC) by-nc-sa 3.0

2009.08.30

Debugging dengan Krumo

Bagi saudara/i yang akrab dengan bahasa pemprograman PHP pasti tidak asing lagi dengan fungsi print_f() atau var_dump(). Kedua fungsi tersebut biasa digunakan untuk melakukan debugging, yaitu untuk mengetahui isi (value) dari suatu peubah dalam bentuk array atau object.

Salah satu contoh penggunaanya adalah seperti berikut ini. Misalnya untuk menampilkan isi dari peubah $_SERVER (merupakan peubah yang berisi informasi seputar server yang digunakan oleh PHP), maka berikut adalah kode PHP-nya:

print '<pre>';
print_r($_SERVER);
print '</pre>';

Dan berikut adalah hasil yang akan diperoleh (hanya sebagian yang ditampilkan. berhubung sangat panjang dan memakan banyak tempat):

Gambar 1: Hasil print_r()

Gambar 1: Hasil print_r()

Cara seperti ini memang cukup effisien dalam melakukan debugging. Namun terkadang dengan banyaknya jumlah elemen array yang dikandung pada suatu varibale dapat menyebabkan hasil dari print_r() sulit terbaca/dipahami dengan baik. Saya pun sering mengalami kesulitan dalam memahami isi dari suatu array yang sangat besar hingga akhirnya saya menemukan Krumo. Seperti yang tercantum pada situsnya, Krumo merupakan pengganti dari print_r() atau var_dump(). Krumo menampilkan isi dari peubah array atau objek dengan tampilan yang enak dilihat dan mudah dibaca. Cara penggunaanya pun sangat mudah, yaitu dengan memanggil terlebih dahulu file class.krumo.php lalu panggil fungsi krumo() dan mengisinya argumennya dengan peubah yang akan di-krumo-kan.

Misalnya untuk kasus peubah $_SERVER, berikut adalah kode-nya:

include("class.krumo.php");
krumo($_SERVER);

Dan berikut adalah hasil dari kode diatas:

Gambar 2: Tampilan Krumo

Gambar 2: Tampilan Krumo

Isi dari peubah $_SERVER ditampikan pada suatu tampilan yang lebih enak dilihat. Tampilannya berbentuk seperti collapsible tree pada suatu file browser, dimana dapat dilakukan drilldown untuk melihat isi/value dari item yang berada dilevel yang lebih dalam lagi. Cukup menarik bukan? tak adalagi text dalam bentuk preformated yang cukup sulit dibaca.

Untuk mengetahui lebih jauh lagi mengenai Krumo beserta fitur-fitur lain yang dimilikinya, anda dapat mengunjungi situs proyek Krumo pada alamat http://krumo.sourceforge.net/

2 Responses to “Debugging dengan Krumo”

  1.  
    azul

    Nice info gan :D
    Btw ni theme kok jadi blank gini Wi ?

    http://nuazul.net/software/file-msvcrt-dll-di-windows-hilang-photoshop-error.html

  2.  
    Dwiasharialdy

    theme hemat bandwidth cep..

Leave a Reply